Tips Mengelola Kredit Agar Tak Terbelit

Tips Mengelola Kredit Agar Tak Terbelit

Saat ini, kebutuhan barang-barang konsumsi makin menggoda. Dengan diskon di mana-mana, hampir setiap barang bisa didapat dengan mudahnya, apalagi, jika menggunakan fasilitas kartu kredit. Sekali gesek—asal tak melebihi limit—barang idaman sudah bisa langsung dibawa pulang. Namun, seringkali, kemudahan inilah yang justru sering membuat kita lupa diri.

Agar kita tak terbelit kartu kredit—serta kredit-kredit atau utang lainnya—ada beberapa langkah antisipasi yang perlu kita lakukan.

1. Beli barang sesuai kebutuhan
Banyak perencana keuangan menyebut agar aman dari godaan membeli barang, cara paling mudah adalah dengan bertanya pada
diri sendiri, “Apakah saya butuh atau sekadar ingin?” Pertanyaan ini bisa “menyelamatkan” agar kita tak mudah tergoda untuk
membeli barang yang ujung-ujungnya hanya akan jadi pajangan belaka. Dan, lebih jauh lagi, pastinya akan menyelamatkan juga
agar tak terjerat pada kewajiban membayar yang bisa membelenggu kita.

2. Jangan anggap kartu kredit sebagai dana tambahan
Kartu kredit adalah kartu yang bisa memberi kemudahan. Namun, kartu ini bukanlah pengganti uang tunai. Karena itu, harap diingat
baik-baik bahwa ada kewajiban bayar di balik kartu kredit. Dengan begitu, kita tak mudah tergoda untuk menggunakan kartu kredit
secara berlebihan.

3. Pisahkan saldo untuk ber-“senang-senang”
Jika memungkinkan, buatlah saldo tersendiri yang diambil dari pendapatan bulanan untuk dana bersenang-senang. Dana
tersendiri ini dapat Anda gunakan sebagai pengganti kartu kredit untuk membeli barang-barang yang Anda senangi. Sehingga, tak
ada kekhawatiran harus membayar utang karena langsung bisa dibayar dengan dana simpanan ini.

4. Selalu siapkan dana cadangan
Beda dengan dana untuk bersenang-senang, dana cadangan ini meski juga disisihkan dari pendapatan bulanan, tapi porsinya
adalah untuk kebutuhan bersifat darurat. Misalnya, untuk masuk rumah sakit, sumbangan untuk relasi yang meninggal, serta
berbagai kebutuhan lain. Khusus untuk dana rumah sakit, ada baiknya Anda menyisihkan dana cadangan ini untuk membeli polis
asuransi kesehatan.

5. Bayar segera saat ada dana
Utang harus segera dibayar. Itulah prinsip utama agar tak terbelit kredit. Karena itu, selagi ada dana, sisihkan sesuai dengan
kewajiban bayar bulanan Anda. Sehingga, tak ada lagi tunggakan yang akan membebani karena bunga yang harus dibayar dari
utang-utang Anda. Kalau perlu, sisihkan juga dana dari pendapatan bulanan untuk membayar semua kewajiban dalam
satu rekening bank atau amplop yang bisa disiapkan khusus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: