Pentingnya Kejujuran Saat Mengisi Data Asuransi

Pentingnya Kejujuran Saat Mengisi Data Asuransi

Sudah jamak kita ketahui, bahwa banyak orang cenderung malas berasuransi karena merasa ribet dan merasa belum perlu. Ada yang merasa belum perlu merencanakan masa depan. Namun—ada juga beberapa kasus—orang  merasa trauma karena pernah “dikerjai”asuransi sehingga merasa sulit untuk mengurus klaim.

Memang harus diakui bahwa hal tersebut tak jarang terjadi. Namun, bukan berarti semua perusahaan asuransi harus disamaratakan. Untuk itu, pilihlah perusahaan asuransi yang memiliki sejarah panjang dan rekam jejak yang bagus. Salah satunya, Asuransi CIGNA yang telah terbukti berdiri sejak lama dengan pelayanan prima dan jaringan luas di berbagai negara.

Namun, jika sudah memilih perusahaan asuransi yang bonafid tetapi masih merasa mengalami kesulitan saat harus mengklaim, barangkali perlu ditelusuri lebih jauh ke belakang. Barangkali, ada hal-hal yang membuat kesulitan mengurus klaim itu terjadi. Jadi, jangan langsung “menuduh” perusahaan asuransinya yang menunda. Sebab, tidak jarang kejujuran saat mengisi data di saat mengambil polis asuransi sering menjadikan kendala di kemudian hari.

Di sinilah pentingnya kejujuran saat mengisi formulir data diri sebelum mengikuti asuransi. Karena asuransi memiliki aturan-aturan tertentu yang juga harus dipahami sejak dini.

Berikut beberapa hal mengapa kita harus jujur saat mengisi data asuransi…

• Sebelum mengisi formulir pengajuan asuransi, bacalah dulu tentang hal apa saja yang dilindungi dalam asuransi tersebut, risiko
yang ditanggung, dan berbagai bentuk perlindungan yang mengikat antara perusahaan asuransi dengan yang ditanggungnya.

Saat itu, isilah data yang bisa dijadikan referensi dengan sebenar-benarnya kondisi yang ada saat ini. Dengan begitu, apa saja yang
dilindungi beserta risiko yang mengikuti akan benar-benar terlindungi. Tanyakanlah kepada petugas asuransi yang membantu kita,
apa yang harus diisi secara lengkap dan benar. Sehingga data yang diisi bisa memaksimalkan perlindungan dan tak ada yang
merasa dirugikan suatu saat nanti.

• Dalam asuransi, ada beberapa kondisi yang harus dipahami. Ini menyangkut soal aturan-aturan misalnya seputar hak dan
kewajiban yang dilindungi. Jika dalam polis tidak sesuai dengan apa yang diklaim, perusahaan asuransi berhak menolak klaim yang
diajukan. Karena itu, hal ini sangat penting untuk dimengerti.

Dalam hal ini, maka seseorang harus mengisi dengan jujur apa yang pernah dialami. Misalnya, seseorang pada  pada tanggal 28
bulan 2 didiagnosis mengalami sakit jantung. Kemudian, pada tanggal 30 bulan 4 ia membeli asuransi dengan tidak menyertakan
hasil check up penyakit tersebut. Jika di kemudian hari orang tersebut meninggal, pihak asuransi berhak untuk melakukan investigasi
ke pihak rumah sakit, kantor, atau keluarga. Dan, jika didapatkan data yang tak disebut soal sakit jantung, ia tak akan mendapat uang
pertanggungan satu rupiah pun. Karena itu, isilah dengan sejujurnya semua data yang ada di formulir aplikasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: